<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>the Pandu &#187; mommy</title>
	<atom:link href="http://www.pandu.web.id/tag/mommy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pandu.web.id</link>
	<description>WE are family, all about daddy, mommy, Becky, Pippo and Chris</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2009 15:44:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Mendongeng</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/featured/mendongeng/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/featured/mendongeng/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 06:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siani</dc:creator>
				<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[children]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[fairy tale]]></category>
		<category><![CDATA[pandu]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>
		<category><![CDATA[story book]]></category>
		<category><![CDATA[the Pandu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Di jaman sekarang ini dimana banyak keluarga yang kedua orangtua bekerja, berangkat pagi dan pulang malam sehingga praktis waktu yang dapat digunakan untuk berkumpul dengan keluarga hanya hari Sabtu dan Minggu. Apakah waktu 2 (dua) hari tersebut dapat mendekatkan kita dengan anak-anak? Jika jawabannya tidak, maka hal yang dapat dilakukan adalah menyisihkan waktu kita sedikitnya 30 menit setiap harinya untuk membacakan dongeng atau bercerita untuk anak – anak kita. Karena dengan mendongeng dapat dijadikan cara untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan anak serta dalam dongeng kita dapat menyampaikan pesan yang kita inginkan pada anak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: inline; margin: 0px 0px 0px 8px; border: 0px;" title="Book Collection" src="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/bookcollection.jpg" border="0" alt="Book Collection" width="260" height="200" align="right" /> Dunia anak merupakan sebuah dunia yang penuh dan kaya dengan imajinasi atau fantasi, maka tidak mengherankan apabila anak – anak sangat sekali menyukai dongeng atau cerita. Cerita dapat menjadi media yang efektif untuk pendidikan anak baik pendidikan moral, pendidikan emosi, pendidikan spiritual maupun pendidikan intelektual. Pendidikan moral misal tentang kejujuran, keadilan, suka menolong, pendidikan emosi misal tentang kepekaan dan solider terhadap penderitaan orang lain, pendidikan spiritual mengenai kasih dan pengampunan Tuhan, takut akan Tuhan, sedangkan pendidikan intelektual berkaitan dengan pelajaran fisika dan kimia.</p>
<p><span id="more-229"></span></p>
<p align="justify">Namun di jaman sekarang ini dimana banyak keluarga yang kedua orangtua bekerja, berangkat pagi dan pulang malam sehingga praktis waktu yang dapat digunakan untuk berkumpul dengan keluarga hanya hari Sabtu dan Minggu. Apakah waktu 2 (dua) hari tersebut dapat mendekatkan kita dengan anak-anak? Jika jawabannya tidak, maka hal yang dapat dilakukan adalah menyisihkan waktu kita sedikitnya 30 menit setiap harinya untuk membacakan dongeng atau bercerita untuk anak – anak kita. Karena dengan mendongeng dapat dijadikan cara untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan anak serta dalam dongeng kita dapat menyampaikan pesan yang kita inginkan pada anak.</p>
<p align="justify"> </p>
<p align="justify">Pada awalnya aku tidak terbiasa membacakan dongeng untuk anakku, karena aku tidak terbiasa mendongeng dan juga tidak punya ide untuk mendongeng. Hingga pada suatu hari saat aku pulang kerja, aku diberitahu oleh pengasuhnya kalau <a title="Becky" rel="tag" href="http://www.pandu.web.id/tag/becky/" target="_blank">Becky</a> mencoret – coret di dinding. Yang terlintas dalam benakku saat itu adalah bahwa dinding rumahku akan kotor dan banyak coretan – coretan hasil karya si kecil, dimana saat itu Becky baru berusia 20 bulan. Kebetulan ketika itu aku membawa majalah Bee, sewaktu aku membuka – buka isinya ternyata ada cerita dengan judul ‘Mencoret – coret Dinding’. Langsung saja pada malam harinya sebelum tidur aku membacakan cerita bergambar itu untuk Becky. Dalam cerita itu dikisahkan bahwa tokoh cerita tersebut (Nila) sedang senang menggambar di dinding sehingga dinding rumahnya menjadi kotor. Selesai kubacakan cerita tersebut aku mengulangnya kembali dengan bahasaku sendiri  sehingga lebih mudah dimengerti dan diingat oleh Becky. Dan cerita tersebut berhasil, karena keesokan harinya Becky sudah tidak mencoret – coret dinding lagi.</p>
<p align="justify"> </p>
<p align="justify">Sejak kejadian tersebut sampai sekarang setiap malam aku membacakan dongeng atau bercerita terutama bila aku ingin menyampaikan suatu pesan tertentu dan biasanya selalu berhasil. Setelah selesai bercerita aku biasanya memberitahukan tentang tema dari cerita itu dan mengulangi lagi inti ceritanya. Setelah itu aku memberikan pertanyaan seputar cerita tersebut atau meminta Becky untuk mengulang ceritanya untuk memastikan bahwa dia mengerti isi ceritanya. Yang terjadi sekarang adalah Becky tidak bisa tidur jika tidak mendengarkan cerita atau dongeng. Dan sekarang Becky sudah mampu bercerita sendiri tanpa membaca buku serta dapat menyampaikan tema dari ceritanya.</p>
<p align="justify"> </p>
<p align="justify">Bagaimana dengan anda dan anak anda sendiri?</p>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=229&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/featured/mendongeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bakso Rambutan</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/featured/bakso-rambutan/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/featured/bakso-rambutan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 06:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siani</dc:creator>
				<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[bakso rambutan]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[cuisine]]></category>
		<category><![CDATA[culinary]]></category>
		<category><![CDATA[pandu]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[recipe]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>
		<category><![CDATA[the Pandu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Menu bakso rambutan ini menjadi salah satu senjata andalanku untuk menyiasati bagaimana Becky, Pippo, dan Chris mau makan sayuran tanpa terbebani. Makan yang bebas dari keributan dan cepat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/baksorambutan-large.jpg" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 8px 0px 0px; border: 0px;" title="Bakso Rambutan" src="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/baksorambutan-large-thumb.jpg" border="0" alt="Bakso Rambutan" align="left" /></a> Telah menjadi rahasia bersama, yang namanya anak – anak tidak suka sayuran. Kalaupun dipaksa, paling dimakan sedikit, lama, atau berusaha kabur. Bahkan bisa menjadi pengalaman buruk berakibat trauma masa kecil bagi balita. Menu bakso rambutan ini menjadi salah satu senjata andalanku untuk menyiasati bagaimana anak – anak mau makan sayuran tanpa terbebani. Makan yang bebas dari keributan dan cepat.</p>
<p>Awalnya menu bakso rambutan ini tanpa embel &#8211; embel bayam. Dikarenakan <a title="Pippo" href="http://www.pandu.web.id/tag/pippo/" target="_blank">Pippo</a> dan <a title="Chris" href="http://www.pandu.web.id/tag/chris/" target="_blank">Chris</a> kurang suka bayam, maka disiasatin dengan menambahkan bayam ke dalam bakso. Bisa ditebak, si <a title="Pippo &amp; Chris" href="http://www.pandu.web.id/category/pippo-and-chris/" target="_blank">kembar</a> makan dengan lahapnya, apalagi <a title="Becky" rel="tag" href="http://www.pandu.web.id/tag/becky/" target="_blank">Becky</a> yang sudah suka bayam dari sananya.</p>
<p>Semoga siasat ini juga berguna dan membuat suasana makan anak – anak anda riang gembira, sama seperti <a title="Becky" href="http://www.pandu.web.id/tag/becky/" target="_blank">Becky</a>, <a title="Pippo" href="http://www.pandu.web.id/tag/pippo/" target="_blank">Pippo</a> dan <a title="Chris" href="http://www.pandu.web.id/tag/chris/" target="_blank">Chris</a>.</p>
<p>Selamat mencoba dan menikmati ….</p>
<p><span id="more-228"></span></p>
<h3>Bahan Bakso:</h3>
<ul>
<li>250 gr ayam cincang (giling juga boleh)</li>
<li>1 batang wortel dicincang (dicacah) kecil – kecil</li>
<li>1 ikat bayam hijau dicincang kasar</li>
<li>1/2 bungkus kecil soun (rendam air hangat terlebih dahulu)</li>
<li>2 butir telur ayam</li>
<li>1 sdm tepung terigu</li>
<li>garam, merica secukupnya</li>
</ul>
<h3>Bahan Kuah:</h3>
<ul>
<li>2 siung bawang putih cincang</li>
<li>1 batang wortel iris tipis, dibentuk hiasan bunga</li>
<li>1/2 bungkus kecil soun (rendam air hangat terlebih dahulu)</li>
<li>5 lembar jamur kuping (rendam air hangat terlebih dahulu) kalau suka</li>
<li>2 batang daun bawang diiris kasar</li>
<li>1 lt air kaldu</li>
<li>garam, merica secukupnya</li>
</ul>
<h3>Cara membuat :</h3>
<ul>
<li>
<h5>Bakso</h5>
<p>Campurkan semua bahan bakso, aduk rata. Lalu dibuat bulatan bola – bola bakso. Masukkan bakso ke dalam air mendidih. Angkat bila bakso telah mengapung</li>
<li>
<h5>Kuah</h5>
<p>Tumis bawang putih hingga kuniing dan harum. Masukkan air kaldu, wortel, dan bakso hingga mendidih. Lalu masukkan jamur kuping dan soun. Beri garam dan merica seperlunya. Setelah matang masukkan daun bawang, lalu matikan apinya (angkat dari kompor).</li>
</ul>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=228&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/featured/bakso-rambutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bakmoi</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/mommy/bakmoi/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/mommy/bakmoi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 05:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siani</dc:creator>
				<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[cuisine]]></category>
		<category><![CDATA[culinary]]></category>
		<category><![CDATA[pandu]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[recipe]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>
		<category><![CDATA[the Pandu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Becky juga kurang suka karena menggunakan kecap manis, cuma aku yang makan. Sekarang anak-anak ku juga suka dengan makanan ini, karena menurutku memberikan rasa segar ketika mencicipinya. Apalagi ada tahunya yang merupakan makanan favorit Becky dan juga si kembar Pippo dan Chris.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: inline; margin: 0px 8px 0px 0px; border: 0px;" title="Bakmoi" src="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/bakmoi.jpg" border="0" alt="Bakmoi" align="left" /> Resep ini pada awalnya merupakan makanan kegemaranku hanya sayangnya suamiku kurang suka dengan makanan ini (maklum karena makanan ini “Jawa” banget alias manis). Pada awalnya Becky juga kurang suka karena menggunakan kecap manis, cuma aku yang makan. Sekarang anak-anak ku juga suka dengan makanan ini, karena menurutku memberikan rasa segar ketika mencicipinya. Apalagi ada tahunya yang merupakan makanan favorit Becky dan juga si kembar Pippo dan Chris.</p>
<p><span id="more-225"></span></p>
<p>Bahan :</p>
<p> </p>
<ul>
<li>300 gr dada ayam fillet</li>
<li>150 gr udang</li>
<li>2 bh tahu air</li>
<li>2 siung bawang merah – iris tipis</li>
<li>3 siung bawang putih – iris tipis</li>
<li>3 sdm kecap manis</li>
<li>1 lt air</li>
<li>1 sdm kecap ikan</li>
<li>garam</li>
<li>Merica</li>
<li>1 lbr daun seledri – iris tipis-tipis</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Cara Membuatnya :</p>
<p> </p>
<ul>
<li>Potong kecil – kecil dada ayam, kemudian bumbui dengan kecap ikan,garam,merica,kecap manis sedikit diamkan selama +/- 15 menit.</li>
<li>Udang dikupas kulitnya kemudian kerat punggungnya.</li>
<li>Tumis bawang putih dan bawang merah sampai layu, kemudian masukkan dada ayam,udang,kecap manis aduk sampai rata.</li>
<li>Tuangi air kemudian bumbui dengan garam dan merica.</li>
<li>Setelah mendidih, masukkan daun seledrinya dan matikan apinya.</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Tip :</p>
<ul>
<li>Jika tidak suka daun seledri, ikat dengan tali rafia, karena setelah itu bisa dibuang dengan mudah. Daun seledri untuk menambah cita rasa.</li>
</ul>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=225&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/mommy/bakmoi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pancake Kentang (Potato Pancake)</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/mommy/pancake-kentang-potato-pancake/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/mommy/pancake-kentang-potato-pancake/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 08:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siani</dc:creator>
				<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[culinary]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[pancake]]></category>
		<category><![CDATA[pandu]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[recipe]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>
		<category><![CDATA[the Pandu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Resep ini merupakan salah satu resep favorit keluargaku. Tidak sama sekali menduga bahwa anak-anakku pada suka sekali dengan pancake ini. Dengan menu pancake ini sarapan pagi menjadi kejutan dan acara yang menyenangkan bagiku dan anak – anak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img style="border: 0pt none; margin: 0px 0px 0px 8px; display: inline;" title="Pancake_pot" src="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/pancake-pot.jpg" border="0" alt="Pancake_pot" align="right" /> Resep ini merupakan salah satu resep favorit keluargaku. Tidak sama sekali menduga bahwa anak-anakku pada suka sekali dengan pancake ini terutama Becky (padahal sebenarnya dia kurang suka kentang), dia bisa makan pancake ini pagi, siang, maupun  malam dan diolesi dengan meisjes ataupun ice cream (karena menjadi makanan kesukaan dia sekarang).</p>
<p align="justify">Dan kejutan berikutnya datang dari si kembar Pippo dan Chris, mereka ternyata juga suka dengan pancake ini. Padahal gigi mereka berdua cuma baru tumbuh 3 gigi saja. Buat mereka, pancake dijadikan sebagai menu sarapan pagi, diolesi dengan toping juga.</p>
<p align="justify">Dengan menu pancake ini sarapan pagi menjadi kejutan dan acara yang menyenangkan bagiku dan anak – anak.</p>
<p><span id="more-222"></span></p>
<p align="justify"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bahan</strong></span> :</p>
<ul>
<li>2 butir telur ayam</li>
<li>
<div>150 gr gula pasir</div>
</li>
<li>
<div>1 sdt garam</div>
</li>
<li>
<div>2 sdm margarin, cairkan</div>
</li>
<li>
<div>300 gr kentang</div>
</li>
<li>
<div>50 gr keju parut (jika suka)</div>
</li>
<li>
<div>100 gr tepung terigu</div>
</li>
<li>
<div>200 cc susu cair</div>
</li>
<li>
<div>minyak goreng</div>
</li>
</ul>
<p align="justify"><strong><span style="text-decoration: underline;">Cara Membuat</span></strong> :</p>
<ul>
<li>
<div>Rebus kentang, kemudian dihaluskan.</div>
</li>
<li>
<div>Kocok gula pasir, telur dan garam sampai gula hancur.</div>
</li>
<li>
<div>Masukkan kentang rebus, keju parut, susu dan terigu, bergantian, kocok sampai rata, kemudian masukkan margarin cair, aduk rata.</div>
</li>
<li>
<div>Panaskan wajan datar, lumuri dengan sedikit minyak goreng (± 1sdm), kemudian goreng sedikit-sedikit hingga adonan habis.</div>
</li>
<li>
<div>Hidangkan selagi hangat. olesi dengan margarin, taburi dengan meisjes atau keju parut. Dapat juga diolesi dengan susu kental manis coklat atau ice cream.</div>
</li>
</ul>
<p align="justify"><strong><span style="text-decoration: underline;">Tip</span></strong> :</p>
<p align="justify">Gunakan wajan anti lengket dengan diameter ± 10cm dan dengan api kecil sehingga kulit permukaan tidak gosong dan matang sampai ke dalamnya.</p>
<p align="justify">
<p align="justify">Untuk yang kurang suka manis, gula bisa dikurangi karena menurutku sewaktu mencoba hasil pancake-nya manis sekali.</p>
<p align="justify">
<p>Btw, ini tulisan pertamaku lho.., silahkan mencoba .., dan selamat berpesta !</p>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=222&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/mommy/pancake-kentang-potato-pancake/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>the PANDU wishes Happy New Year 2009</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-wishes-happy-new-year-2009/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-wishes-happy-new-year-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 02:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudy</dc:creator>
				<category><![CDATA[the Pandu]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[daddy]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[greeting]]></category>
		<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[new year]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[rudy]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[the PANDU wishes Happy New Year 2009]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-169 alignnone" title="Happy New Year 2009 from the PANDU" src="http://www.pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/2009-the-pandu.jpg" alt="Happy New Year 2009 from the PANDU" width="557" height="509" /></p>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=168&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-wishes-happy-new-year-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>the PANDU would like to wish Merry Christmas to you</title>
		<link>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-would-like-to-wish-you-all/</link>
		<comments>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-would-like-to-wish-you-all/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 17:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudy</dc:creator>
				<category><![CDATA[the Pandu]]></category>
		<category><![CDATA[becky]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[chris]]></category>
		<category><![CDATA[christmas]]></category>
		<category><![CDATA[daddy]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[greeting]]></category>
		<category><![CDATA[merry christmas]]></category>
		<category><![CDATA[mommy]]></category>
		<category><![CDATA[pippo]]></category>
		<category><![CDATA[rudy]]></category>
		<category><![CDATA[siani]]></category>
		<category><![CDATA[x'mas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandu.web.id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[the PANDU would like to wish Merry Christmas to you]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin-top: 0px; display: block; margin-bottom: 0px; border: 0px;" title="Merry X'mas" src="http://pandu.web.id/wp-content/uploads/2009/merry-xmas.png" border="0" alt="Merry X'mas" width="540" height="445" /></p>
<img src="http://www.pandu.web.id/?ak_action=api_record_view&id=106&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandu.web.id/the_pandu/the-pandu-would-like-to-wish-you-all/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
